Tanah longsor merupakan perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran, yang kemudian bergerak ke bawah atau keluar lereng sehingga menimbun bangunan atau apa pun yang berada di bawahnya.
Badai (juga disebut siklon tropis atau topan) adalah badai tropis raksasa yang berputar yang ditandai oleh pusat bertekanan rendah dan pengaturan badai petir yang menghasilkan hujan deras dan angin kencang. Kecepatan angin dalam badai dapat mencapai hingga 300 km / jam dalam kejadian yang sangat parah dan dapat menyebabkan lebih dari 9 triliun liter curah hujan per hari.
Banjir juga termasuk salah satu dari jenis-jenis bencana alam di Indonesia. Banjir adalah gejala alam yang ditandai dengan meluapnya volume air hingga merendam suatu daerah..
Jenis bencana alam yang sering melanda Indonesia selanjutnya adalah kekeringan. Bencana alam yang satu ini sering kali terjadi ketika memasuki musim kemarau..
Kebakaran hutan juga termasuk salah satu dari sekian jenis-jenis bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan dapat terjadi ketika musim kemarau panjang. Cuaca panas yang ditimbulkan sering kali memicu timbulnya api di wilayah hutan atau lahan.
Angin puting beliung juga termasuk salah satu di antara jenis-jenis bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Bencana alam ini ditandai dengan angin kencang yang datang secara tiba-tiba, memiliki pusat yang menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam..